Bersuci dari hadas ada 2 macam, yaitu:
1. Bersuci dari hadas kecil
Bersuci dari hadas kecil dengan cara wudlu atau tayamum jika tidak mendapaatkan air atau berhalangan menggunakan air karena sakit. Hal – hal yang menyebabkan seseorang berhadats kecil ialah :
a. Karena keluar sesuatu dari dua lubang yaitu qubul dan dubur
b. Karena hilang akalnya disebabkan mabuk, gila atau sebab lain seperti tidur
c. Karena persentuhan antara kulit laki – laki dan perempuan yang bukan mahramnya tanpa batas yang menghalanginya Karena menyentuh kemaluan
2. Bersuci dari hadas besar
Bersuci dari hadas besar dengan cara mandi atau tayamum jika tidak mendapaatkan air atau berhalangan menggunakan air karena sakit Hal – hal yang menyebabkan seseorang berhadats besar ialah :
a. Bersetubuh baik keluar mani ataupun tidak
b. Keluar mani, baik karena bermimpi atu sebab lain
c. Meninggal dunia
d. Haid, nifas dan wiladah
Thoharoh secara bahasa berarti bersuci sedangkan menurut syara' adalah mengerjakan suatu perkara yang menyebabkan sahnya sholat.
Thoharoh ada dua macam, yaitu :
1. Bersuci dari najis
2. Bersuci dari hadas
ALAT-ALAT THOHAROH
Alat-alat yang digunakan untuk thoharoh, yaitu: air, batu, debu, dan penyamak
Air ada tiga macam, yaitu:
1. Air suci mensucikan, yaitu segala air yang bersumber dari bumi dan turun dari langit antara lain air sumur, air sungai, air hujan, air laut, air danau, air embun, air salju, dan lain-lain.
2. Air suci namun tidak mensucikan:
a. Yaitu air yang telah digunakan untuk bersuci dan kurang dari dua qulah (± 188 liter),
b. Air yang keluar dari tumbuh-tumbuhan seperti air kelapa, air tebu, santan, dll.
c. Air yang tercampur benda suci lainnya yang merubah sifat air seperti: air gula, air teh, air syrup, dll.
3. Air mutanajis, yaitu air yang telah terkena najis yang kurang dari dua qulah serta belum berubah sifatnya.
Adapun jika sifatnya telah berubah karena benda najis tersebut maka hukumnya najis.
Perbedaan antara hadats, kotoran, dan najis
Hadats dan najis merupakan sesuatu yang menghalangi seseorang untuk melaksanakan ibadah tertentu seperti shalat. Hadats berbeda dengan najis karena hadats berarti keadaan dan bukan suatu benda atau zat tertentu sedangkan najis berarti benda atau zat tertentu dan bukan suatu keadaan. Adapun kotoran memiliki makna yang lebih umum dari najis, sebab meliputi pula sesuatu yang kotor namun tidak menghalangi seseorang melakukan ibadah, contohnya tanah, debu dan lain - lain.
MACAM-MACAM NAJIS DAN CARA MENSUCIKANNYA
Najis ada tiga macam, yaitu :
1. Najis mukhofafah (najis ringan)
Yaitu najisnya air kencing bayi laki-laki yang umurnya belum sampai 2 tahun dan belum pernah makan atau minum selain ASI.
Cara mensucikannya, yaitu cukup diperciki air hingga basah.
2. Najis mutawasithoh (najis sedang)
Yang termasuk najis mutawasithoh antara lain: segala sesuatu yang keluar dari kubul dan dubur, darah, nanah, muntahan, bangkai, arak.
Najis mutawasitoh ada dua macam, yaitu :
a. Najis ainiyah, yaitu najis yang masih terlihat. Cara mensucikannya dengan cara dibasuh hingga hilang sifatnya (warna, rasa, dan baunya)
b. Najis hukmiyah, yaitu najis yang sudah tak terlihat lagi. Cara mensucikannya yaitu cukup dialirkan air hinga mengalir
3. Najis mugholadzoh
Yaitu najisnya anjing, babi dan keturunannya. Cara mensucikannya adalah dibasuh tujuh kali salah satu airnya dicampur dengan debu.
1. Ketika buang air disunnahkan
• Mendahulukan kaki kiri ketika masuk dan kaki kanan ketika keluar toilet
• Membaca do'a ketika masuk dan keluar toilet
• Memakai alas kaki / sandal
• Menjauh dari pandangan manusia lain sehingga tidak terluhat, terdengar suaranya, dan tercium baunya
2. Ketika buang air dimakruhkan
• Sambil berdiri
• Di dalam air yang tenang / tidak mengalir
• Di lubang tempat bersembunyi binatang
• Di bawah pohon yang sedang berbuah
• Di tempat yang biasa dilewati orang atau berteduh orang
• Menghadap arah angin bertiup
• Menghadap dan membelakangi matahari atau bulan
• Berbicara kecuali ada keperluan yang sangat
3. Ketika buang air diharamkan
• Menghadap dan membelakangi kiblat
• Membawa tulisan yang bertuliskan nama Allah dan Rasulullah
b. Istinjak
Istinjak artinya membersihkan qubul dan dubur setelah buang air dengan menggunakan air, batu, tisu atau yang lain
DOA-DOA UNTUK THAHARAH
1. Mewujudkan tanda baik sangka kepada Allah dengan amal sholeh ini.
2. Menghasilkan rahmat dan inajat Allah
3. Memperoleh sebutan dari Allah dihadapan hamba-hamba yang pilihan
4. Membimbing hati dengan mengingat dan menyebut Allah
5. Melepaskan diri dari adzab
6. Memelihara diri dari was was syaitan dan membentenginya dari maksiat
7. Mendatangkan kebahagiaan dunia dan akhirat
8. Diberikan derajat yang tinggi disisi Allah
9. Memberikan sinar kepada hati dan menghilangkan kekeruhan jiwa
10. Menghasilkan tegaknya suatu rangka dari Iman dan Islam
APA PENGERTIAN TAUBAT NASHUHAsekutu bagi-Nya dari dosa yang pernah ia lakukan karena sengaja atau lupa
dengan kembali secara benar, ikhlas, percaya, dan berhukum dengan ketaatan yang
akan mengantarkan hamba tersebut kepada kedudukan para wali Allah yang bertakwa
serta menjauhkan antara ia dengan jalan-jalan syaitan.
MENGAPA TAUBAT NASHUHA WAJIB??Ketahuilah wahai hamba yang bertaubat -semoga Allah memberikan taufiq kepadamu untuk melakukan taubat yang akan menghapus dosa sebelumnya dan semoga Allah membekalimu dengan takwa- bahwa taubat nashuha adalah fardhu 'ain atas setiap muslim. Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang berfirman: "Artinya : …Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." [An-Nuur: 31] Dzat Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang juga berfirman "Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya … ." [At-Tahriim : 8]









